Jumat, 04 Januari 2013


Mengapa Allah mempertemukan "kita"?

Kisah ini terjadi 1 tahun yang lalu. Sebagai bendahara di acara IKRAMA PEDULI tentunya saya punya tanggung jawab tentang keuangan apa amanat sudah sampai ke anaknya apa belum. Setelah acara selesai biasanya ada sisa ,mungkin lebih tepatnya lebih ya.. padahal semuanya sudah diperhitungkan .Kadang saya suka bingung mau kemana menyalurkan kelebihan ini.Akhirnya mama ngajak saya mencari anak yatim yang belum masuk daftar sebagai peserta santunan.


Waktu hari Minggu ,lupa tanggal berapa kita jalan kaki tanpa arah,mirip banget ama bolang ,hehe.Setelah jalan ,akhirnya kita nyampe di sebuah perkampungan ,yang pertama kita lakuin ya nyari Pak RTnya.Jujur kita ga pernah kesitu apalagi ketemu ama warga situ.Pertanyaannya ko bisa ya kita nyampe situ?wallhualam deh .Pak RT  ngasih beberapa data  anak yatim.

Kita keliling ke rumah- rumah.Tanya sana tanya sini kita sampe di satu rumah ,rumahnya tampak sederhana ,ternyata di dalamnya ada seorang ibu,ketika kami datang dan menjelaskan maksud kedatangan kami ,dia tampak senang.Dia bercerita anaknya yang masih sekolah tinggal 1 ,kakak-kakaknya tidak sekolah sampai SMA,dia juga bercerita kalau dia adalah seorang ibu rumah tangga banget.Ko pake banget,ya iya dia ga pernah kemana-mana ,kalau mau sesuatu atau butuh sesuatu ya dilayanin sama suaminya ,, mungkin kalo cerita sekarang kaya Pak Habibie ya yang sayang banget sama istrinya.Semenjak suaminya meninggal ya  perekonomian yang tadinya seperti roda yang bisa berputar jadi terhenti,kalau pun berjalan tidak semulus dulu.Hanya 1 anak laki2nya yang membantu sebisanya.Setelah berbincang-bincang kami memutuskan untuk berpamitan untuk pulang.Entah kenapa setelah pulang dari situ dan beberapa hari setelah itu bayangan ibu itu masih saja berada dalam benak saya,padahal saya belum pernah mengenalnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar